Saturday, February 23, 2013

Kecemplung atau sengaja nyebur? :)

hai peeps! udah lama gak nulis disini... lama..banget...
belum sempat mengucapkan SELAMAT NATAL DAN TAHUN BARU 2013 dan SELAMAT IMLEK juga :)

how's life? As for me, it's been good. even great.. been busy with deadline and all~
so many things happened since the last time I wrote in here. and as I said before, God indeed showed me the way :))
mungkin ini jalannya, and I decided to go through this path. And this is what i want to talk about...

p.s: Please note what i wrote in here is completely from what i feel. No offense at all~

as you know -or not- sejak udah gak lagi bertitel mahasiswa, saya punya status baru, yaitu sebagai karyawan sebuah tabloid interior, arsitektur, dan home appliances. Ceritanya sekarang saya (katanya) jurnalis..
Satu pertanyaan yang saya lumayan bosen dengernya: 'kenapa gak jadi arsitek aja?'

Mungkin banyak yang berpikir kalo saya ini 'kecemplung'.. katanya ini bukan bidang saya.. katanya lulusan arsitek itu harusnya ya jadi arsitek.. katanya jadi arsitek itu lebih keren..

tiap denger semua itu, saya cuma nyengir..
saya bilang, dalam bidang arsitektur itu ada kok profesi yang namanya jurnalis arsitektur.
terus saya bilang, lagipula saya suka bekerja di bidang ini, ketemu banyak orang baru and all those privileges as media.
tapi saya gak lupa bilang, i was once bored in that field. 4 tahun kuliah dan sempet juga freelance di bidang itu. i need something new..
saya juga mau bilang, who knows in couple of years ternyata saya bakal seriusin berkarya, as an architect.

this is not an excuse. I do have a lot of interests.
mungkin terkesan gak fokus, tapi saya mau ngerasain take a part in all those fields.. because YOLO :)

umur manusia gak ada yang tahu, tapi saya pikir (dan ibu saya yang duluan mengingatkan) kalau saya masih muda, jalan masih panjang (insyaallah)..
Saya bersyukur dengan pengalaman yang saya dapetin, semua karena saya kecemplung -eh, sengaja nyebur! :p

comments are always welcome :)

Best regards,


5 comments:

Fransisca Jeneica said...
This comment has been removed by a blog administrator.
Fransisca Jeneica said...

hai adis.. di saat g lagi galau tentang pekerjaan g saat ini.. g menemukan blog kamu.
sepertinya kita sama2 menyelesaikan pendidikan arsitektur di pertengahan 2012.
aku dr untar, jakarta. and currently I'm working as architecture journalist (and editor, and graphic designer also) in RHED publishing.
tempatku ini buka majalah atau tabloid. tempatku ini mau bikin buku arsitektur.
tapi seiring berjalannya waktu, well.. since october until now, g mulai bimbang dengan pekerjaan g. merasa ga berkembang dan takut, dan bosan, mungkin krn g bekerja sendirian. yup, alone. satu2nya jurnalist dan editor di sini ya g. partner g yg sm2 lulusan arsitektur yg tdinya temen diskusi g sekaligus graphic designer di sni berhenti sejak januari. =( . dan g mulai merasa kehilangan fokus. mulai pingin hengkang dr job g saat ini dan back to architect. and I'm scare.. takut salah. apalagi selama ini banyak jg yg tanyain kenapa ga jd arsitek?
mungkin bukan mau beralibi, tapi di sini g bener2 merasa sendirian. ga ada yg bimbing g, g bener2 buta soal publishing. dan bos g lebih sering ada di singapore. krn ada kantor di sana jg.
what should I do? should I give up?
mimpi g yg tadinya berpikir kerja disini akan asyik, mulai goyah karena merasa perusahaan yg g masukin salah sistem atau apapun itu. bikin buku. sendirian. g merasa... ga mampu.
mungkin kita bs sharing?
best regards,
sisca

adiss said...

halo sisca, salam kenal yaa..
first thing first, thanks for commenting and share your story :)

waaah berarti kamu superjournalist, megang semua kerjaan di sebuah media sendirian.. hectic banget pasti ya :/
to be very honest, aku juga sempet ngerasa sendirian, tapi mungkin sindrom-anak-baru.. sempet juga ngerasa kangen sama dunia arsitektur, melihat hampir semua temen aku yang lanjut kerja di bidang itu.
tapi seperti yg ibu aku selalu bilang, pengalaman itu ga bisa dibeli. Selama aku disini, aku berusaha cari sebanyak mungkin pengalaman, belajar lebih lagi, kenalan dengan lebih banyak orang. Karena sebenernya, in my opinion, kerja as a media but still in architecture field itu ngasih keuntungan yg besar banget untuk kita2 si (supposed to be) calon arsitek.
kapan lagi aku bisa ketemu arsitek2 hebat kalo bukan karena kerjaan sekarang :p

Tapi ya namanya kerja, pasti ada enak dan enggaknya..
semua kembali lagi ke kamu, pikirin matang2, if you're 100% sure, i think it's okay to quit.

maaf kalo kepanjangan ^^
sebenernya aku lebih enak ngomong via email sih, so feel free to email me: adissamahani@yahoo.com :)

Ratna Amalia said...

Salam blogger,

Senang bisa nemu blog yang isinya fokus apalagi ternyata dikelola oleh anak muda yang multitalenta.

Keep going on whatever you doing now. Karena jalannya Tuhan ga pernah lempeng2 aja (ini hasil pengalaman pribadi hehehe).

...and keep posting.

adiss said...

@mbak Ratna: Wah terima kasih mba, mudah2an memang beneran multitalenta XD terima kasih sudah berkunjung :)